Silahkan diskusi bebas tentang Indigo disini, termasuk pertanyaan dan jawaban tentang indigo.
By Pixie
#17671
Halo..
Saya Pixie, salam kenal :salaman

Saya dari Jakarta tapi sudah hampir 9 tahun tinggal di Bali. Dulu sejak kecil saya bisa melihat makhluk yang tak kasat mata, seperti yang masih saya ingat kalau saya pernah lihat hantu kepala terbang (Kuyang), dan sosok kakek kakek. Semakin bertambah nya umur, saya sudah tidak bisa melihat lagi tapi masih bisa merasakan adanya makhluk halus di sekitar, dan seperti bisa melihat kejadian yang terlintas di kepala saya kemudian terjadi dalam hitungan menit. Lama kelamaan saya jadi takut sendiri dan mencoba untuk melepaskan diri dari hal hal / kemampuan tsb. Iya, saya mencoba menolak untuk tidak menerima kemampuan itu, karena saya tidak sanggup.

Kemudian saya pindah ke Bali, saya masih bisa merasakan makhluk makhluk tak kasat mata tapi selalu saya abaikan. Suatu malam, saya berada di persimpangan jalan jam 3 pagi menuju ke rumah. Terlintas di pikiran saya ada nya kecelakaan di persimpangan itu, dan dalam hitungan detik, kecelakaan pun terjadi. ada motor yang mencoba menerobos lampu merah karena kondisi jalanan saat itu saat sepi, tertabrak oleh motor lain dalam kecepatan tinggi. Persis sekali dengan apa yg saya lihat. Sepanjang jalan pulang saya shock. dan hal seperti ini bukan hanya terjadi sekali, pernah kejadian dengan hal lain sewaktu saya tinggal di jakarta.

Pada suatu kesempatan, saya bertemu dengan seorang balian tapi saya belum sempat bercerita dan dia hanya bilang " lebih baik kamu tidak usah tau ", jadi saya hanya minta di blessing/di bersihkan dari aura aura jahat. Sepulang dari sana, saya semakin sensitif dengan keberadaan makhluk halus sampai di datangi pada saat tidur dengan sosok yang sama dan ketika mengingap di rumah teman ( kalau di Bali sosok tersebut adalah penunggu karang ). Kemudian saya pergi melukat ke Pura, saya hanya bisa merasa ketika berdiri dibawah pancuran air, energi yg luar biasa besar yang membuat saya hampir tidak bisa bernafas. Dan akhir akhir ini saya merasa kemampuan merasakan itu semakin tajam. minggu lalu, saya berkunjung ke salah satu pura bersejarah, energi yang saya rasa sangat kuat sampai badan ini berasa sesak, berat dan tangan gemetar. Penunggu pura tsb berbisik ke saya dan bilang kalau saya punya kelebihan. dan saya juga kadang bisa merasakan jika ada roh atau makhluk lain yang “ikut” jika ketemu di jalan atau di suatu tempat.

Saya gak ngerti lagi harus cerita ke siapa, karena teman teman saya ga ada yg seperti saya. Jadi sebenarnya ada apa di dalam diri saya? Apa ini semua sugesti, halusinasi atau kebetulan saja? Ada yang bisa bantu jawab?

Terima kasih banyak
By Crestz
#17672
Dengan kebiasaan yang mirip dengan saya, saya mencoba membantu 'masalah' yang sedang kamu hadapi.

Menjadi manusia yang sensitif itu bukan masalah.
Punya kelebihan yang sangat jarang ada di lingkungan kita bukan masalah.
Merasakan hal yang 'abnormal' bukan masalah.

Tetapi karena ketidaksiapan dan ketidaktauan akan sesuatu menjadikan apa yang kamu hadapi menjadi sebuah masalah, padahal itu bukan apa-apa.

Yang bisa aku berikan hanya sebuah sudut pandang yang bisa kamu latih di diri kamu setiap kali 'hal negatif' hadir.

Bayangkan mereka yang tidak keliatan itu memasuki lingkaran kesadaran kamu. Ketika mereka masuk ke lingkaranmu, rasakan apa yang hadir ; baik-buruk nya energi energi mereka, pikiran mereka yang mencoba menghantui pikiran mu, ingatan pribadi mereka yang hadir di imanjinasi kamu, atau apapun itu. Ketika semua milik mereka hadir di diri kamu, posisi kan jati diri kamu atau perspektif kamu sebagai penonton bioskop yang hanya melihat film itu berjalan. Disitu kamu bisa berempati atau tidak meraskan apapun, atau bereaksi yang kamu mau tetapi tidak menolak adanya mereka hadir di lingkaran kesadaran kamu.

Nah disini, bisasanya ketika mereka sudah selesai dan saat kamu masih tau dimana letak lingkaran kesadaran kamu dengan mahkluk itu serta tidak menempatkan keterkaitan akan obsesi mencari kebenaran seperti, "Astaga, hantu baru saja hadir di pikiran ku, apa aku gila? Kenapa hal ini terjadi di hidupku? Kenapa harus aku?" mereka akan pergi atau datang kembali seperti manusia pada umumnya.

Saya tidak bisa memberikan alasan lebih lanjut tentang kenapa kamu seperti ini atau keistimewaan apa yang kamu miliki karena itu semua sebenarnya pilihan. Seperti ketika mereka hadir dan akhirnya kamu me-labeli mereka sebagai sebuah masalah, dan itu pilihan individualmu ketika bertemu mereka. Jadi, untuk tau lebih lanjut tentang diri kamu sendiri, mulailah untuk mengubah pilihan. "Oke sekarang mereka hadir disekitarku. Karena aku yakin dengan jati diri ku sebagai manusia dan aku yakin dengan jadi diri mereka menjadi apapun yang mereka inginkan, mari kita berinteraksi dan kuatkan aku untuk melihat hal ini seperti apa adanya, mengalir bersama emosi tanpa terobsesi untuk tetap berada di emosi tertentu."

Bagaiamana menurutmu?
By Pixie
#17683
Dear Crestz,

Terima kasih banyak atas pencerahan nya. sampai disini saya paham dan setuju dengan penjelasan kakak. akhir akhir ini saya mencoba untuk “memahami” keberadaan “mereka” di sekitar saya, dan terkadang saya mencoba memberanikan diri saya untuk berinteraksi kalau saya suka atau tidak suka. karena kalau udah yang mengganggu bisa bikin saya ga bisa tidur atau bikin badan saya terasa berat. kalau sudah begitu paling saja ajak bicara nanti mereka pergi sendiri.

saya ada niatan mau meditasi, entah kenapa tiba tiba muncul keinginan untuk meditasi. menurut kaka keputusan saya untuk mulai meditasi apakah tepat?

sekali lagi terima kasih sudah meluangkan waktu nya untuk membahas “masalah” saya.

Salam,
Pixie