Silahkan diskusi bebas tentang Indigo disini, termasuk pertanyaan dan jawaban tentang indigo.
By digo
#17428
Dalam keseharian kita, setiap waktu berdebat dengan diri sendiri. Perdebatan pikiran internal. Misal mau beli barang atau tidak membeli. Mau pergi/tidak. Namun ada kalanya, saat pikiran kacau/bingung, di dalam pikiran ini ada sesosok orang mirip denganku. Dia bisa ngasih nasehat/ngasih komentar, namun dia tidak bisa diajak debat. Dia menyerahkan sepenuhnya keputusan/tindakan padaku. Sebenernya siapa dia??? Apakah hanya sekedar ilusi pikiran?
User avatar
By kopi.keeran
#17429
dengan "Bicara". semua permainan dan tipu daya logika menguasai relung pikir, detak jantung serabutan. semua #ruang kemungkinan menjadi abstrak memecah fokus.

semua ruang terbuka.
mereka mencuri waktu kita yang berharga
satu keputusan mudah seolah benang kusut yang tak berujung
positive thinking adalah langkah awal untuk meluluhlantahkan ketakutan yang tidak beralasan
.
.
bikin tulisan yang gede di setiap sudut yang kita sering liat
"CUEKIN AJA"
" BODO AMAT"
dan jangan fokus sama hal hal yang akan menggiring kita ke arah kebingungan
.
.
.
dunia ini indah terutama untuk bangsa manusia
nikmati hidup
User avatar
By kopi.keeran
#17430
dengan "Bicara". semua permainan dan tipu daya logika menguasai relung pikir, detak jantung serabutan. semua #ruang kemungkinan menjadi abstrak memecah fokus.

semua ruang terbuka.
mereka mencuri waktu kita yang berharga
satu keputusan mudah seolah benang kusut yang tak berujung
positive thinking adalah langkah awal untuk meluluhlantahkan ketakutan yang tidak beralasan
.
.
bikin tulisan yang gede di setiap sudut yang kita sering liat
"CUEKIN AJA"
" BODO AMAT"
dan jangan fokus sama hal hal yang akan menggiring kita ke arah kebingungan
.
.
.
dunia ini indah terutama untuk bangsa manusia
nikmati hidup
By Crestz
#17673
Kamu berbicara dengan diri kamu sendiri. Tapi dengan tingkat kesadaran yang berbeda dengan kamu, badan fisik yang berbeda, dunia yang berbeda. Tetapi dengan bagian jiwa yang sama dengan kamu.

Oke mari kita buat hal ini se-fancy yang kita bisa untuk memuaskan penasaranmu.

Kesadaran kamu terbagi sebanyak yang kamu mau dan sebisa yang kamu rasakan. Ketika kamu beragenda untuk membeli sesuatu kemudian ego mu yang pada dasarnya melihat dualitas ( spektrum baik-buruk) suatu tindakan seperti, tapi harganya mahal, tapi desainnya aku suka banget, tapi kamu pikir kamu butuh, tapi ... tapi..., ketika kebimbangan mulai hadir, kemudian kamu menonton pikiran kamu berdebat dan sosok lain yang juga diri kamu, seseorang yang terasa lebih berwibawa tanpa otoritas harus mengikuti karena mereka juga sosok yang memahami apa diri kamu ikut meramaikan perdebatan itu dengan berkata sesuatu diluar dualitas. Ketika hal itu hadir, kamu mulai mengenal ; yang aku kenal, sebagai higher self. Bagian jiwa kita yang biasanya tingkat kesadarannya ada di dimensi 4 atau 5 atau 6 atau malah di 12 tergantung dimana kamu rasa mereka berada.

Bagian jiwa ego bekerja untuk melihat suatu yang mungkin membahayakan diri kita, higher self bekerja melihat kemungkinan lebih apa yang bisa terjadi ketika kita percaya rencana 'tuhan'. Atau saya bisa keliru.

Bagaiamana menurutmu?