Silahkan diskusi bebas tentang Indigo disini, termasuk pertanyaan dan jawaban tentang indigo.
By Ramdan_17
#17780
Akhirnya taqdir mengarahkan aku menemukan media ini, berharap disini menjadi tempat yg tepat untuk aku cerita apa yang aku alamin, karena menjelaskan atau menceritakan ke orang lain justru tidak memahami dan jawaban mereka tidak membuatku puas.
Aku langsung cerita aja, di tahun 2019 kemarin yang membuatku terpukul, sebenarnya sebelum tahun 2019 aku merasa banyak hal besar yang akan terjadi(kejadian buruk), dan ternyata sebagian hal besar itu ternyata menimpa aku sendiri, aku disini gk cerita tentang kondisi umum tahun kemarin di negri kita, ini cerita hal besar yang menimpa aku, awalnya aku sedang semangat untuk kerja, berangkat pagi buta di perusahaaan transportasi di jakarta, pagi itu aku bawa si ido nama dari sepeda motor kesayangan, karena sedang hari raya idulfitri otomatis aku bawa si ido pagi", karena operasional bus baru keluar jam 9pagi, dan aku harus overshif jam 5 subuh paling cepet di lokasi, namun di tengah memacu kendaraan, si ido tiba" mogok di tengah jalan yang hampir merengut nyawa karena hampir tertabrak kendaraan minibus berisi satu keluarga yang berada tepat dibelakang(kenapa tau isinya satu keluarga, karena mobil itu baru aku salip dari kanan, lalu pas ke tengah si ido malah mati), aku setengah berlari mengayuh si ido untuk kepinggir jalan, terbesit perasaan aneh merinding dan terasa panas diperut, aku titipkan motorku di halte terdekat dan aku laniutkan perjalanan dengan bantuan rekan kerjaku yang lewat melihat aku lagi kesusahan waktu itu.
Jam 7pagi waktu itu adalah hal yang membuatku bahagia, bisa melihat orang tua sehat dimedia chat hp, tak lupa dengan kekasihku juga, ya walaupun aku dalam kondisi kerja dan tidak bisa berkumpul dengan orang" yang aku sayang, tapi hal sederhana itu cukup mengesankan.
Seminggu kemudian kekasihku todak biasanya dia jadi tidak ada kabar seharian, bahkan chat dan panggilanpun tidak ada balasan sambil bingung juga karena si ido gk bisa dibawa pulang gk tau kenapa banyak kendalanya, padahal belum lama diservice, tepat tengah malam, aku ditelpon kekasihku dengan nada isak tangis, karena dia dilamar oleh orang lain.
Seketika itu aku terpukul, karena padahal dia juga tau kalau aku juga berjuang samapai menabung sekian juta untuk menikah, disini gejala yang belum pernah aku alami muncul, merinding dan bergejolak panas disekitar pundak dan perut, aku pegang hp seperti jariku menyetrum hp, karena terlihat sedikit percikan yang membuat hpku mati, dan aku hidupkan lagi, untungnya masih berfungsi, dua bulan berlalu kodisiku masih belum berubah, pikiranpun udah gk sejalan dengan apa yang aku mau, di awal agustus aku dapat kabar kekasihku akan menikah di akhir agustus tgl 31, gejolak perasaanku semakin menjadi namun lenyap ketika aku mau shalat isya, tiba" gempa pun terjadi sekian detik. Antara aneh dan tidak percaya yang terjadi, esoknya aku putuskan untuk cuti 4 hari karena kondisi pikiran dan perasaan aneh yang menggelutiku, ketika aku pulang dan menghayati kota yang menjadi sekian kenanganku, dari perjalan tak sadar mataku menetes terbawa perasaan, setiba di kampung, aku dapat kabar kekasihku masuk rumah sakit di jakarta, tapi aku malah tanggapi kabar itu dengan marah, gejolak perasaan itu seperti meledak, dan aku lihat berita dijakarta, kondisi dikota itu diliputi kegelapan karena pasokan listrik disana mati total disegala penjurunya, termasuk di rumah sakit kekasihku dirawat, waktu itu aku terheran dan tak paham apa yang terjadi, apa karena aku. Aku merasa bersalah namun juga tak mengerti kenapa, secara akalpun masih menemui jawaban buntu.
Dan selain itu, kendaraanpun aku jual karena tdk ketemu masalahnya, kucing kesayanganpun mati mendadak entah kenapa, dan juga sahabatku sekaligus teman sepremainan meninggal dengan kondisi mendadak karena keracunan.
Setelah sebulan berlalu, dan kekasihku menikah.
Aku hanya mencari cara untuk menyembuhkan persaan yang beraduk, dan seperti energy yg meluap luap dalam diri.
September tgl 24 aku dapat kabar lagi bahwa mantan kekasihku terjangkit radang otak, setlah itu tidak ada komunikasi lagi karena semua di blokir oleh keluarga dan suaminya.
Mereka seperti menyalahkanku, dan aku pun berhenti kerja di bulan november, dan sampai sekarang belum bisa memaafkan diri sendiri.

Sebelumnya, saat kecil aku ingat waktu masih bisa merangkak, aku memegang semut hitam karena merasa aneh lalu memasukannya ke lubang kecil yang mengambang di udara dan semut itu hilang ketika lubang itu menghisapnya tak lama lubang itu memudar, umur dua tahun saya biasa melihat orang" yang tidak orang lain lihat dan waktu itu aku dikucilkan karena tingkahku yang aneh begitupun sampai aku sd selama 6tahun, namun di smp semua penglihatan itu hilang ketika aku malam hari aku melihat tubuhku sendiri sedang tidur dan aku tersentak terbangun dengan ada luka di kulit pelindung mata sebelah kanan sampai berdarah. Dan sampai saat ini sudah tidak bisa melihat seperti itu lagi, tapi malah ada sesuatu yg besar yg muncul yang efeknya mempengaruhi alam disekitarku. terbangun karena aku pikir aku mati dengan kondisi setengah sadar ada rasa nyeri di kulit pelindung mata sebelah kanan sampai berdarah, sebabnya tak paham. Dan sampai saat ini sudah tidak bisa melihat seperti itu lagi, tapi malah ada sesuatu yg besar yg muncul yang efeknya mempengaruhi alam disekitarku.
By bravo
#17782
belajar meditasi mas, tenangkan pikiran jangan berpikir macam", kontrol emosi, menurut saya emosi mempengaruhi apapun di sekitar kita.
User avatar
By hexasana
#17787
Ramdan_17 wrote:
09 Jan 2020, 18:04
Akhirnya taqdir mengarahkan aku menemukan media ini, berharap disini menjadi tempat yg tepat untuk aku cerita apa yang aku alamin, karena menjelaskan atau menceritakan ke orang lain justru tidak memahami dan jawaban mereka tidak membuatku puas.
Aku langsung cerita aja, di tahun 2019 kemarin yang membuatku terpukul, sebenarnya sebelum tahun 2019 aku merasa banyak hal besar yang akan terjadi(kejadian buruk), dan ternyata sebagian hal besar itu ternyata menimpa aku sendiri, aku disini gk cerita tentang kondisi umum tahun kemarin di negri kita, ini cerita hal besar yang menimpa aku, awalnya aku sedang semangat untuk kerja, berangkat pagi buta di perusahaaan transportasi di jakarta, pagi itu aku bawa si ido nama dari sepeda motor kesayangan, karena sedang hari raya idulfitri otomatis aku bawa si ido pagi", karena operasional bus baru keluar jam 9pagi, dan aku harus overshif jam 5 subuh paling cepet di lokasi, namun di tengah memacu kendaraan, si ido tiba" mogok di tengah jalan yang hampir merengut nyawa karena hampir tertabrak kendaraan minibus berisi satu keluarga yang berada tepat dibelakang(kenapa tau isinya satu keluarga, karena mobil itu baru aku salip dari kanan, lalu pas ke tengah si ido malah mati), aku setengah berlari mengayuh si ido untuk kepinggir jalan, terbesit perasaan aneh merinding dan terasa panas diperut, aku titipkan motorku di halte terdekat dan aku laniutkan perjalanan dengan bantuan rekan kerjaku yang lewat melihat aku lagi kesusahan waktu itu.
Jam 7pagi waktu itu adalah hal yang membuatku bahagia, bisa melihat orang tua sehat dimedia chat hp, tak lupa dengan kekasihku juga, ya walaupun aku dalam kondisi kerja dan tidak bisa berkumpul dengan orang" yang aku sayang, tapi hal sederhana itu cukup mengesankan.
Seminggu kemudian kekasihku todak biasanya dia jadi tidak ada kabar seharian, bahkan chat dan panggilanpun tidak ada balasan sambil bingung juga karena si ido gk bisa dibawa pulang gk tau kenapa banyak kendalanya, padahal belum lama diservice, tepat tengah malam, aku ditelpon kekasihku dengan nada isak tangis, karena dia dilamar oleh orang lain.
Seketika itu aku terpukul, karena padahal dia juga tau kalau aku juga berjuang samapai menabung sekian juta untuk menikah, disini gejala yang belum pernah aku alami muncul, merinding dan bergejolak panas disekitar pundak dan perut, aku pegang hp seperti jariku menyetrum hp, karena terlihat sedikit percikan yang membuat hpku mati, dan aku hidupkan lagi, untungnya masih berfungsi, dua bulan berlalu kodisiku masih belum berubah, pikiranpun udah gk sejalan dengan apa yang aku mau, di awal agustus aku dapat kabar kekasihku akan menikah di akhir agustus tgl 31, gejolak perasaanku semakin menjadi namun lenyap ketika aku mau shalat isya, tiba" gempa pun terjadi sekian detik. Antara aneh dan tidak percaya yang terjadi, esoknya aku putuskan untuk cuti 4 hari karena kondisi pikiran dan perasaan aneh yang menggelutiku, ketika aku pulang dan menghayati kota yang menjadi sekian kenanganku, dari perjalan tak sadar mataku menetes terbawa perasaan, setiba di kampung, aku dapat kabar kekasihku masuk rumah sakit di jakarta, tapi aku malah tanggapi kabar itu dengan marah, gejolak perasaan itu seperti meledak, dan aku lihat berita dijakarta, kondisi dikota itu diliputi kegelapan karena pasokan listrik disana mati total disegala penjurunya, termasuk di rumah sakit kekasihku dirawat, waktu itu aku terheran dan tak paham apa yang terjadi, apa karena aku. Aku merasa bersalah namun juga tak mengerti kenapa, secara akalpun masih menemui jawaban buntu.
Dan selain itu, kendaraanpun aku jual karena tdk ketemu masalahnya, kucing kesayanganpun mati mendadak entah kenapa, dan juga sahabatku sekaligus teman sepremainan meninggal dengan kondisi mendadak karena keracunan.
Setelah sebulan berlalu, dan kekasihku menikah.
Aku hanya mencari cara untuk menyembuhkan persaan yang beraduk, dan seperti energy yg meluap luap dalam diri.
September tgl 24 aku dapat kabar lagi bahwa mantan kekasihku terjangkit radang otak, setlah itu tidak ada komunikasi lagi karena semua di blokir oleh keluarga dan suaminya.
Mereka seperti menyalahkanku, dan aku pun berhenti kerja di bulan november, dan sampai sekarang belum bisa memaafkan diri sendiri.

Sebelumnya, saat kecil aku ingat waktu masih bisa merangkak, aku memegang semut hitam karena merasa aneh lalu memasukannya ke lubang kecil yang mengambang di udara dan semut itu hilang ketika lubang itu menghisapnya tak lama lubang itu memudar, umur dua tahun saya biasa melihat orang" yang tidak orang lain lihat dan waktu itu aku dikucilkan karena tingkahku yang aneh begitupun sampai aku sd selama 6tahun, namun di smp semua penglihatan itu hilang ketika aku malam hari aku melihat tubuhku sendiri sedang tidur dan aku tersentak terbangun dengan ada luka di kulit pelindung mata sebelah kanan sampai berdarah. Dan sampai saat ini sudah tidak bisa melihat seperti itu lagi, tapi malah ada sesuatu yg besar yg muncul yang efeknya mempengaruhi alam disekitarku. terbangun karena aku pikir aku mati dengan kondisi setengah sadar ada rasa nyeri di kulit pelindung mata sebelah kanan sampai berdarah, sebabnya tak paham. Dan sampai saat ini sudah tidak bisa melihat seperti itu lagi, tapi malah ada sesuatu yg besar yg muncul yang efeknya mempengaruhi alam disekitarku.
Yup.
Ini memang ada unsur metafisik nya yg ikut berperan.
Dan..gua rasa perlu dibenahi.